STRATEGI PEMBANGUNAN KALURAHAN

 

Untuk mewujudkan visi dan misi kalurahan maka diperlukan langkah-langkah untuk mencapai hal tersebut. Adapun langkah-langkah yang disusun pada dokumen rencana pembangunan jangka menengah Kalurahan Tlogoadi dalam upaya merealisasikan visi dan misi adalah :

  1. Meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara Pemerintah Kalurahan dan Badan Permusyawaratan Kalurahan.
  2. Mengoptimalkan keberadaan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan.
  3. Meningkatkan partisipasi peran masyarakat dalam pembangunan.
  4. Mengalokasikan anggaran berdasarkan skala prioritas.
  5. Melaksanakan program pemberdayaan masyarakat yang dapat taraf perekonomian keluarga sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian.

Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kalurahan Tlogoadi didasarkan pada potensi dan permasalahan yang ada, Oleh karena itu dalam pengidentifikasian/penggalian permasalahan maupun potensi dilakukan melalui berbagai metode sebagai berikut :

  1. Indepth Interview

Indepth Interview dilakukan sebagai salah satu teknik penggalian informasi di lapangan yang dinilai mampu menghasilkan informasi yang tepat dan akurat, dengan melontarkan daftar pertanyaan yang cukup berbobot. Indepth Interview ini dilakukan dengan masyarakat setempat ataupun tokoh kunci yang dinilai mengetahui persis kondisi wilayahnya sendiri dengan baik dan mengetahui isu-isu yang berkembang di wilayahnya tersebut. Dengan kata lain, informan kunci yang dijadikan target dalam Indepth Interview tersebut adalah seseorang yang mempunyai lokal knowledge yang baik.

  1. RRA

RRA (Rapid Rural Appraisal)  merupakan suatu studi yang digunakan sebagai langkah awal memahami situasi lokal yang dilaksanakan oleh suatu tim multi-disipliner. Pelaksanaan RRA ini dilakukan melalui pengamatan secara langsung (direct observation = DO) dan wawancara ( interview ), terutama dengan asumsi untuk mengembangkan dan menggali lebih jauh hal-hal yang penting tidak belum diindentifikasi sebelumnya.

Manfaat dari metode RRA adalah untuk mempelajari kondisi masyarakat didaerah permukiman suatu wilayah kabupaten sampai ke Kalurahanan. Proses dan hasil pemahaman yang relatif cepat ini tergantung pada tujuan, kondisi setempat, tim pelaksana dan sumber daya yang tersedia. RRA menekankan pada masalah-masalah pokok, kesempatan-kesempatan yang ada serta tindakan-tindakan yang dapat dilakukan.

  1. FGD

Metode ini digunakan untuk penggalian permasalahan serta menfokuskan pada pemecahan masalah tersebut.  Ada beberapa analisis yang dilalui antara lain analisis situasi. Analisis Situasi kegiatan utamanya adalah menemukan masalah-masalah aktual yang terkait dengan isu yang akan dianalisis. Oleh karena masalah-masalah itu selalu terkait pencapaian suatu tujuan, maka analisis situasi di samping terdiri dari analisis masalah juga meliputi analisis    tujuan. Di samping itu, analisis situasi juga meliputi analisis alternatif  dan analisis Peran.

  1. Pemetaan

Selain ketiga metode diatas, penggalian potensi dan permasalahan juga dilakukan melalui berbagai peta yang disusun. Misalnya dari pembuatan peta penggunaan lahan dapat diketahui gambaran umum dari penggunaan lahan yang ada di Kalurahan tersebut. Peta penggunaan lahan dalam hal ini berfungsi pula sebagai transek Kalurahan. Selain itu melalui peta dapat dikaji mengenai dampak dari posisi geografis Kalurahan misalnya terkait dengan aksesibilitas.

  1. Kalender Musim

Kalender musim Kalurahan merupakan salah satu metode untuk menggali potensi dan masalah Kalurahan khususnya yang terkait dengan masalah yang terjadi pada musim tertentu. Dengan adanya  kalender musim diharapkan masalah-masalah yang ada di Kalurahan pada suatu musim tertentu sehingga bisa dicari alternatif pemecahan masalah yang tepat.

  1. Kelembagaan

Bagan kelembagaan yang ada di kalurahan juga merupakan bagian untuk megetahui potensi dan permasalahan yang ada di kalurahan. Peran lembaga perlu ditingkatkan agar lebih bermanfaat bagi kalurahan. Kesetaraan gender juga harus diterapkan dalam kepengurusan LKK. Selain itu perlu ditingkatkan hubungan antar lembaga agar berjalan secara selaras dengan tujuan kalurahan.